Ratusan Warga Kota Kupang Menderita Gizi Buruk

Inakoran

Monday, 19-03-2018 | 21:44 pm

MDN
Ilustrasi

ong>Kupang, Inako –

Dinas Kesehatan Kota Kupang serius memantau perkembangan kesehatan sekitar 221 warga yang terdeteksi menderita gizi buruk di kota itu.

Pemantaun dilakukan secara intesif dengan tujuan agar hal itu tidak mengarah ke status marasmus kwashiorkor.

"Kami tetap terus melakukan pemantauan terhadap kesehatan penderita gizi buruk yang pernah ditangani pada 2017 lewat kegiatan posyandu," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr Ari Wijana ketika dihubungi Antara di Kupang, Minggu (18/3/2018).

Menurut Dinas Kesehatan Kota Kupang, 221 warga yang terdeteksi menderita gizi buruk tersebut itu, tidak memiliki kelainan klinis, namun hanya mengalami kekurangan gizi sehingga berat badan mereka tidak sesuai dengan tinggi badan.

Menurut dia, dalam penanganan para penderita gizi buruk ditemukan satu orang penderita gizi buruk dengan status marasmus kwashiorkor dengan kelainan klinis sehingga diberikan pelayanan khusus meski bukan merupakan warga Kota Kupang.

"Penderita berasal dari wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), saat petugas kesehatan melakukan pemeriksaan di setiap rumah penduduk menemukan penderita itu sehingga dilakukan upaya perawatan ke rumah sakit, setelah kondisinya membaik kita izinkan pulang karena orang tua korban minta kembali ke TTS," katanya.

Dalam upaya penanganan gizi buruk di Kota Kupang, pemerintahan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Koreh juga mengalokasikan dana Rp600 juta untuk pengadaan makanan tambahan bagi korban gizi buruk.

"Pemerintah Kota Kupang sangat serius menangani kasus gizi buruk yang masih terjadi di Kota Kupang dengan mengalokasikan anggaran dalam APBD setiap tahun," kata dr Ari.

TAG#Gisi Buruk

190314722

KOMENTAR