Kulit Punggung Petenis Renata Zarazua Terbakar Akibat Suhu Panas di Australia
Jakarta, Inakoran
Bintang tenis Meksiko Renata Zarazua menceritakan dampak menyakitkan dari paparan sinar matahari saat mempersiapkan diri untuk Australian Open.
Ia mengungkapkan dampak buruk sinar matahari Australia terhadap kulitnya saat ia terus mempersiapkan diri untuk Australian Open pekan depan.
Petenis berusia 28 tahun, yang berada di peringkat ke-80 dunia, telah berkompetisi di Hobart International minggu ini, melaju melalui babak kualifikasi dan mencapai babak 16 besar.
Terlepas dari kesuksesannya di lapangan, Zarazua membagikan sebuah gambar di Instagram yang menunjukkan beberapa luka bakar akibat sinar matahari di bahu dan punggungnya, dengan keterangan: "Matahari Australia bukan main-main."
Suhu di beberapa bagian Victoria baru-baru ini melonjak hingga pertengahan 40-an derajat Fahrenheit, sementara Tasmania mengalami suhu tertinggi sekitar 26°C. Namun, tingkat UV di wilayah tersebut telah meningkat antara delapan dan 11 pada skala indeks UV, yang dianggap "sangat tinggi".
Perjalanan Zarazua di Hobart International dimulai dengan kemenangan dua set langsung atas Hiroko Kuwata, diikuti oleh kemenangan 6-4, 6-3 melawan Simona Waltert.
Ia kemudian menghadapi bintang AS Hailey Baptiste, kalah di tiebreak set pertama tetapi akhirnya mengamankan tempatnya di babak 16 besar. Sekarang ia akan menghadapi petenis Amerika berusia 18 tahun, Iva Jovic.
.jpg)
Renata Zarazua (ist)
Mengatasi rasa gugup di dalam dan di luar lapangan.
Awal tahun 2025, Zarazua menutup tahun dengan kemenangan di Austin 125, membawa pulang A$22.454, dan sebelumnya telah mengalahkan duo Australia untuk memenangkan WTT W100 di Georgia. Puncak kariernya terjadi di US Open, di mana ia mengalahkan juara bertahan Australian Open, Madison Keys, menjadi pemain Meksiko pertama yang mengalahkan unggulan 10 besar sejak 1995.
Terlepas dari prestasinya, Zarazua mengakui bahwa ia berjuang melawan rasa gugup sebelum pertandingan.
"Saya sangat gugup sebelum naik ke lapangan. Saya bangun, dan saya langsung ingin menangis," katanya, dilansir dari Marca.
Dia menyebutkan nasihat ibunya sebagai faktor yang membantunya melewati masa sulit itu, menjelaskan, "Ibu saya berkata, 'Kamu harus menjadi profesional seperti dirimu. Kamu harus keluar dan memberikan segalanya.' Dan saya melakukannya, tetapi sangat sulit untuk berada di sana."
TAG#Renata Zarazua, #Petenis, #Meksiko\, #Australia Open, #kulit terbakar
218385179



KOMENTAR