Mineral Strategis di Greenland dan Mimpi Trump Ambil Alih
JAKARTA, INAKORAN
Greenland kaya akan mineral strategis, terutama Logam Tanah Jarang (REE) (seperti neodymium, dysprosium) penting untuk teknologi hijau, serta mineral lainnya seperti grafit, tembaga, nikel, seng, besi, titanium, vanadium, tungsten, lithium, kobalt, uranium, dan emas, menjadikannya gudang mineral penting untuk transisi energi global.
Cadangannya yang besar termasuk REE terbesar kedelapan di dunia dan mineral kritis lainnya, menjadikannya wilayah yang sangat diminati dunia, termasuk Amerika Serikat dibawah kepemimpinan Donald Trump.
Pada bulan-bulan awal kembalinya ke Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump berulang kali mengatakan bahwa ia ingin menguasai Greenland - dan tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan militer untuk mencapai tujuan ini.
Isu ini sebagian besar telah menghilang dari pemberitaan dalam beberapa bulan terakhir, tetapi serangan AS di Venezuela telah kembali menyorotnya.
"Kita membutuhkan Greenland dari sudut pandang keamanan nasional, dan Denmark tidak akan mampu melakukannya," kata Trump pada hari Minggu (4 Januari).
Sebagai tanggapan, Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen memperingatkan Trump untuk mundur dan mengatakan bahwa pulau itu terbuka untuk dialog melalui saluran yang tepat dan dengan menghormati hukum internasional.
Greenland, pulau terbesar di dunia, adalah wilayah otonom Denmark.
Letaknya strategis, berada di perbatasan Atlantik Utara dan Arktik. Cadangan mineral dan bahan bakar fosil yang melimpah di wilayah ini sangat diincar oleh AS dan rival strategisnya, Tiongkok dan Rusia.
Greenland juga memiliki mineral langka yang belum dieksploitasi dan dapat menjadi pemain penting seiring mencairnya es kutub dan munculnya jalur pelayaran baru.
Namun Trump menepis anggapan bahwa energi atau mineral Greenland memicu minatnya, dengan mengatakan bahwa AS memiliki banyak sumber daya.
Sebaliknya, ia berpendapat bahwa pulau itu diperlukan untuk keamanan nasional AS.
“Kita memang membutuhkan Greenland, tentu saja. Kita membutuhkannya untuk pertahanan,” kata Trump dalam wawancara telepon dengan The Atlantic.
Lokasi strategis Greenland di antara Eropa dan Amerika Utara menjadikannya lokasi penting bagi sistem pertahanan rudal balistik AS. Selain itu, Greenland juga berada di jalur terpendek untuk rudal antara Rusia dan AS.
TAG#GREENLAND, #AMERIKA SERIKAT, #DENMARK
218299249







KOMENTAR